Headlines News :
Powered by Blogger.
    English French German Spain Italian Dutch

    Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

    Terlalu banyak kafein tak baik bagi kesehatan



    Konsumsi kafein per hari dianjurkan tidak melebihi 400 miligram.

    Meminum kafein dengan jumlah setara lima cangkir espresso bisa berdampak buruk terhadap kesehatan, kata Otoritas Keamanan Makanan Eropa (EFSA).
    Masalah jantung, insomnia, dan serangan panik bisa disebabkan oleh terlalu banyak mengkonsumsi kafein.
    EFSA mengatakan banyak orang yang meminum kafein di atas ambang normal tidak menyadari makanan-makanan yang mengandung kafein. Teh, kopi, minuman energi, minuman ringan dan coklat semuanya mengandung kafein.

    EFSA mengatakan konsumsi makanan dan minuman ini, asal tidak melebihi 400 miligram per hari, tidak akan membahayakan kesehatan.
    Banyak negara yang sudah menerapkan anjuran batas maksimal tersebut.
    Tapi kajian EFSA menunjukkan di Denmark sekitar 30% warga mengkonsumsi kafein di atas 400 miligram per hari, sedangkan di Jerman dan Belanda angkanya masing-masing mencapai 14% dan 17%.
    "Jika Anda mengunyah coklat pada pukul 11.00, meminum espresso ketika makan siang, minum teh pada pukul 16.00 dan minum minuman energi pada malam hari, itu artinya Anda mengkonsumsi banyak kafein hanya dalam satu hari," kata juru bicara EFSA.

    Marquez Waspada Ancaman Duo Ducati di Kualifikasi



    VIVA.co.id - Marc Marquez mencemaskan ancaman duo rider Ducati, Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso pada sesi kualifikasi seri MotoGP Qatar. Menurut juara dunia itu, dia sama sekali tak boleh melakukan kesalahan jika ingin merebut pole position pada balapan Minggu besok 29 Maret 2015.

    Kecemasan Marquez cukup beralasan. Pasalnya, baik Iannone maupun Dovi performanya belakangan semakin meningkat. Pada dua sesi latihan bebas (free prcatice 2 dan 3) kemarin, keduanya secara bergantian sukses menembus posisi tiga besar dengan terpaut catatan waktu kurang dari 1 detik.

    "Untuk kualifikasi, saya pikir Ducati akan sulit dikalahkan. Ya, keduanya, Iannone dan Dovi. Selain itu juga ada rekan saya, Dani Pedrosa. Dan jangan lupakan pula Yamaha," kata Marquez.

    "Saya dan tim harus benar-benar berkonsentrasi menghadapi kualifikasi nanti karena akan terjadi pesaingan sangat ketat," sambungnya dikutip Crash.

    Pada tiga latihan bebas kemarin, Marquez tampil menjanjikan. Dia melibas semua sesi itu dengan menjadi yang tercepat.

    Bahkan pada sesi terakhir, rider berkebangsaan Spanyol berhasil mematahkan rekor waktu tercepat yang ditorehkan Casey Stoner di Qayar pada 2008 silam. (ren)

    Oleh : Muchamad Syuhada
    ( brt : viva.co.id )

    Gedung ambruk di New York City karena ledakan



     Sebuah gedung terbakar setelah terjadi ledakan di 2nd Avenue, Manhattan, New York City. 



    Sebuah gedung ambruk setengahnya dan yang lainnya terbakar di New York City karena sebuah ledakan.

    Layanan darurat berada di tempat kejadian dan mengatakan paling tidak satu orang luka parah.

    Gambar langsung TV memperlihatkan api dan asap keluar dari gedung bertingkat lima, sementar petugas pemadam kebakaran menyiram bangunan.
    Daerah di East Village Manhattan, dekat New York University, diungsikan.

    Tim pemadam kebakaran mulai menyemprot api, tetapi harus bergerak mundur karena api terlalu kuat, lapor stasiun berita setempat WABC.
    Stasiun tersebut melaporkan muncul kekhawatran gedung lain juga akan ambruk, dan pengungsian di gedung-gedung sekitar sedang berlangsung.
    Lebih 100 petugas kebakaran dikirim ke tempat kejadian, lapor New York Times.
    Tim darurat mulai menerima sejumlah telepon panik tentang kebakaran pada sekitar pukul 15:17 waktu setempat.
    Beberapa penelpon mengatakan mereka mendengar satu ledakan, lapor sebuah koran. ( brt : bbc )

    Queiroz berhenti sebagai pelatih Timnas Iran


    Pelatih tim nasional Iran Carlos Queiroz (Reuters/grafis)

    Teheran (ANTARA News) - Carlos Queiroz telah berhenti sebagai pelatih timnas Iran dengan menyebutkan adanya "tekanan-tekanan" eksternal, hanya enam bulan setelah memperpanjang kontraknya sampai 2018, demikian dikonfirmasi Federasi Sepak Bola Iran pada Jumat.

    Masa depan pria 62 tahun itu diragukan sejak tim kembali dari Piala Dunia di Brazil, di mana mendapat rasa hormat karena mempertajam tim yang tidak banyak dihuni pemain bintang, namun tersingkir pada putaran pertama.

    "Saya tidak ingin pergi dan bahkan tidak memikirkannya," kata pelatih asal Portugal itu pada kantor berita Fars.

    "Itu bukan kendali saya dan bukan keputusan saya. Bahkan bos saya tidak menginginkan hal ini, namun sayangnya kedua pihak terpaksa untuk setuju pada hal ini karena adanya tekanan-tekanan."

    Menurut Fars, Queiroz ingin memilih Sardar Azmoon, yang bermain untuk klub Rusia FC Rostov, dan Alireza Jahanbakhsh, dari NEC di Belanda, untuk dua pertandingan persahabatan di Eropa.

    Namun keduanya justru dipanggil untuk memperkuat tim U-23 Iran.

    Keputusan itu kelihatannya menjadi pemicu terakhir bagi Queiroz, yang sejumlah perselisihannya dengan federasi dan menteri olahraga Iran kerap menghiasi media.

    "Ia tidak dapat bertahan dengan situasi ini dan ia mengundurkan diri dari posisinya," kata Ali Kafashian, presiden federasi sepak bola Iran, mengenai Queiroz, dalam wawancara dengan kantor berita resmi IRNA.

    "Kami tidak dapat memaksa dia untuk bertahan," tambahnya.

    Queiroz, yang merupakan mantan pelatih kepala di Real Madrid dan asisten di Manchester United, secara resmi akan meninggalkan tim Iran pada akhir Maret setelah pertandingan persahabatan melawan Swedia dan Chile, demikian dilaporkan kantor berita IRNA.

    Iran memiliki persiapan berantakan menuju putaran final Piala Dunia di Brazil tahun lalu, di mana pemusatan latihan dibatalkan dan Queiroz juga mengeluhkan kurangnya dana untuk membeli seragam dan peralatan olahraga lain untuk anggota timnya.

    Tim Queiroz juga secara mengecewakan tersingkir dari Piala Asia pada Januari, kalah adu penalti dari Irak pada pertandingan perempat final setelah ia mempertanyakan bagaimana para wasit dapat tidur pada malam hari.

    Iran mengajukan keluhan resmi, mengklaim bahwa gelandang Irak Alaa Abdulzehra gagal menjalani tes obat-obatan saat bermain di klub Iran tahun lalu, namun hal itu ditolak oleh para ofisial Konfederasi Sepak Bola Asia, demikian AFP.

    (H-RF)

    Editor: Ruslan Burhani

    Lewis Hamilton juarai Grand Prix Australia

    Lewis Hamilton juarai Grand Prix Australia
    Pebalap Formula Satu dari tim Mercedes Lewis Hamilton asal Inggris (kanan) merayakan kemenangannya di atas podium di dekat rekan satu timnya yang meraih juara kedua Nico Rosberg asal Jerman usai Grand Prix 
     
    F1 Australia di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Minggu (15/3). (REUTERS/Mark Dadswell)
    Melbourne (ANTARA News) - Lewis Hamilton bertarung ketat dengan rekan satu tim Nico Rosberg untuk mengantarkan Mercedes dominan pada pembuka musim Grand Prix Australia di  Melbourne hari ini.

    Hamilton sang juara dunia mencatat waktu tercepat untuk mengalahkan Rosberg yang pemenang GP Australia tahun lalu dengan  selisih waktu 1,3 detik.

    Juara dunia empat kali  Sebastian Vettel, yang untuk pertama kali mengendarai Ferrari sejak pindah dari  Red Bull, finis di podium pada urutan tiga di depan Felipe Massa yang mengendarai Williams.

    Ini adalah kemenangan kedelapan berturut-turut Mercedes, dengan kekalahan terakhir terjadi di Belgia Agustus tahun lalu dari pebalap Australia Daniel Ricciardo yang mengendarai Red Bull,  dan balapan ke-20 berturut-turut yang paling tidak mengikutkan salah satu dari ketiga pebalap itu di podium.

    Hamilton (30) sudah tujuh kali menjuarai dari delapan GP Australia terakhir kendati ini adalah yang pertama baginya sejak 2008. Itu adalah kemenangan ke-34 Hamilton dalam GP ke-149 dia.

    Pebalap Felipe Nasr finis kelima di depan favorit tuan rumah Ricciardo yang mengendarai Sauber yang mengalami masalah hukum pada lineup pebalapnya.

    Setelah mundurnya pebalap Red Bull Daniil Kvyat dan pebalap McLaren Kevin
    Magnussen sehingga hanya melibatkan 15 pebalap maka ini adalah balapan dengan jumlah pebalap paling sedikit dalam musim pembuka sejak 1963, demikian AFP.





    Editor: Jafar M Sidik

    Pebalap asal Ambon mulai berbicara di level Asia

    Pebalap asal Ambon mulai berbicara di level Asia
    Pembalap David Juliano Sitanala (kiri) saat bersama Gubernur Maluku Said Assagaff. (ANTARA FOTO/Izaac Mulyawan) 
     
    Yang jelas hasil di seri pertama ini akan saya jadikan motivasi untuk seri-seri berikutnya
    Jakarta (ANTARA News) - Pebalap asal Ambon, David Juliano Sitanala mulai berbicara di level Asia karena mulai mampu menyodok ke papan atas pada kejuaraan gokart "Asia Max Challenge 2015" kelas Senior Max 125 di Sepang International Circuit, Malaysia.

    David Juliano Sitanala saat ditemui di Jakarta, Jumat mengatakan, ia mampu merebut posisi kedua pada kejuaraan bergengsi dan ini merupakan pencapaian yang cukup bagus karena sebelumnya sempat mengalami kendala pada kendaraannya.

    "Sebetulnya kendaraan saya bermasalah. Mesin maupun sasis kurang bagus. Tapi saya berusaha memaksimalkan kendaraan pada kejuaraan kemarin," kata David Juliano Sitanala.

    Pada kejuaraan seri pertama, "Asia Max Challenge 2015" di Sepang International Circuit, Malaysia, 14-15 Maret, pebalap berusia 16 tahun itu memang cukup percaya diri meski kendaraanya kurang maksimal.

    Sejak lap pertama, David bersaing ketat dengan pebalap senior asal Indonesia, Ananda Julio Prost serta pebalap tuan rumah Eric Louis Pragasam. Kondisi ini membuat pebalap asal Ambon itu terus berusaha menempel di depan.

    Pemberian penalti 10 detik oleh panitia penyelenggara AMC 2015 kepada pebalap tuan rumah, Eric Louis Pragasam menguntungkan David. Setelah hanya berada di posisi tiga besar akhirnya mampu melompat ke posisi dua dengan catatan waktu 16 menit 42 detik.

    "Penalti memang menguntungkan saya. Yang jelas hasil di seri pertama ini akan saya jadikan motivasi untuk seri-seri berikutnya," kata David menambahkan.

    Ditanya terkait dengan seri kedua yang rencananya digelar di Perlis Malaysia, 19 April, David Juliano Sitanala mengaku akan berusaha menjadi yang terbaik meski lawan sudah berpengalaman.

    "Secepatnya saya akan mengalahkan Julio Prost. Saya akan terus berusaha. Yang jelas kami akan terus bersaing hingga kejuaraan ini selesai," kata anak dari Reita Maspaitela itu.

    Saat naik ke kelas ke Senior Max, nama Julio Prost merupakan salah satu pebalap penghalang bagi David untuk meraih podium pertama. Kondisi ini membuat persaingan lebih ketat. Selain turun di "Asia Max Challenge 2015", David juga akan bersaing dengan Julio di "Rotax Max Challenge" di Sirkuit Sentul, Bogor, pekan depan.

    Editor: Fitri Supratiwi
    Pewarta:

    Wanita hamil selamat dari pembantaian Tunisia

    Wanita hamil selamat dari pembantaian Tunisia
    Seorang turis terluka menyusul serangan maut teroris ke Museum Bardo, Tunisia, pada Rabu (18/3/2015) (Reuters)
    Madrid (ANTARA News) - Seorang perempuan yang tengah hamil empat bulan dan suaminya bersembunyi di ruang penyimpanan barang atau gudang untuk kemudian mendengarkan dua pria militan bersenjata membantai 21 orang di dalam sebuah museum di Tunisia.

    Pasangan ini tengah berbulan madu setelah baru saja menikah Maret ini ketika terjebak dalam serangan terhadap para turis di Museum Bardo Nasional, Tunis.

    "Begitu kami keluar dari museum, kami melihat mereka tengah menembaki orang-orang di pintu masuk. Seorang terbunuh dan kami menyadari apa yang tengah terjadi saat itu sehingga kami lari bersembunyi," kata Juan Carlos Sanchez dalam wawancara dengan sebuah televisi nasional Spanyol.

    "Kami bersembunyi di gudang dan diam di sana, mendengarkan apa saja yang tengah terjadi dan menunggu semua itu selesai," kata Sanchez.

    Para pejabat Tunisia mengatakan seorang petugas museum membantu pasangan itu bersembunyi selama terjadinya serangan maut Rabu itu dan ketiganya tiarap semalaman sebelum ditemukan hari Kamis.

    Sanchez, dari dekat Valencia di Spanyol timur, tampak berada di sisi istrinya yang tengah hamil Cristina Rubio setelah keduanya dibawa keluar museum tersebut, Kamis.

    Sumber-sumber pada rumah sakit di Tunis mengatakan Rubio sempat diperiksa oleh dokter ahli kandungan, namun kemudian kondisi tubuh dia dan Sanchez dinyatakan sehat kendati terguncang.

    Pasangan Spanyol lainnya, Antoni Cirera dan Dolors Sanchez dari Barcelona, terbunuh dalam serangan itu, kata Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Garcia-Margallo.

    Spanyol mengirimkan sebuah pesawat angkut militer ke Tunisia untuk membawa jenazah dua warganya ke Barcelona belum lama hari ini, kata para pejabat seperti dikutip AFP.



    Editor: Jafar M Sidik

    Jaksa Agung: Tidak Ada Rekayasa Dalam Vonis Mati Anak di Bawah Umur di Nias

    enjelasan Jaksa Agung - Jaksa Agung, HM Prasetyo, memberi penjelasan terkait eksekusi hukuman mati saat rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (28/1). Jaksa Agung juga menjelaskan bahwa eksekusi hukuman mati terhadap terpidana kasus narkoba tahap berikutnya akan segera dilakukan.


    JAKARTA, KOMPAS.com - Jaksa Agung HM Prasetyo mengungkapkan tidak ada rekayasa yang terjadi dalam kasus yang menjerat remaja bernama Yusman Telaumbauna Arif (16). Meski belum cukup umur, Yusman dijatuhi hukuman mati atas tuduhan pembunuhan berencana.
    "Kan sudah ada pernyataan dari pengacaranya, dan bahwa proses penanganan hukumnya tidak ada rekayasa, ya faktanya seperti itu," ujar Prasetyo di Istana Kepresidenan, Kamis (19/3/2015).
    Dia menjelaskan bahwa apabila Yusman dianggap belum cukup umur, sudah ada persidangan yang dijalankan sesuai mekanismenya. Prasetyo pun kembali mengungkit pernyataan kuasa hukum Yusman yang justru meminta hukuman Yusman diperberat.
    "Dari pengacaranya pun bahkan mendorong supaya divonis mati, mungkin melihat fakta perbuatannya," ucap Prasetyo. (Baca: Ada Penasihat Hukum yang Minta Kliennya Dihukum Mati)
    Vonis mati

    Diberitakan sebelumnya, Yusman Telaumbauna Arif, dituntut seumur hidup dengan tuduhan pembunuhan berencana terhadap tiga majikannya yang hendak membeli tokek darinya. Namun, kuasa hukum yang baru mendampinginya di pertengahan proses sidang malah meminta jaksa untuk menghukum mati kliennya.
    Majelis hakim Pengadilan Negeri Gunung Sitoli, Sumatera Utara pun mengabulkan permintaan pengacara itu. (Baca: Kontras Duga Ada Rekayasa dalam Kasus Anak Nias yang Dihukum Mati)

    Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar menilai, ada kejanggalan dalam kasus pembunuhan berencana jual beli tokek di Nias, Sumatera Utara, yang menjerat seorang anak di bawah umur. Menurut dia, penasihat umum yang semestinya membela di persidangan justru memberatkan vonisnya.
    Haris mengatakan, sejak awal penyidikan, Yusman dan kakak iparnya, Rasula Hia, yang juga menjadi terdakwa dalam kasus ini, tidak didampingi oleh kuasa hukum. Padahal, berdasarkan Pasal 56 KUHP, tersangka atau terdakwa yang diancam dengan hukuman lebih dari 15 tahun, pejabat yang bersangkutan pada setiap tingkat pemeriksaan wajib menunjuk advokat secara cuma-cuma. (Baca: Polisi Bantah Dugaan Kontras Soal Rekayasa Kasus Anak di Nias)

    Menurut dia, hal tersebut membuat penyidik memperlakukan mereka secara semena-mena dengan berbagai penyiksaan. Haris juga menduga pihak kepolisian hingga kejaksaan yang memproses hukum Yusman dan Rasulah kompak "bermain" dalam kasus tersebut. Menurutnya, bisa saja polisi merekayasa kasus untuk mencari sensasi dan mengejar target kasus.
    "Bisa jadi motif kejar setoran kasus," kata Haris. ( brt : kompas.com )

    Cegah WNI Gabung dengan ISIS, Jokowi Diminta Terbitkan Perppu Khusus



    Pengamat teroris dari Universitas Indonesia Nasir Abas, moderator Hendri Satrio dan Juru Bicara Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Irfan Idris saat diskusi bertajuk 

    JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo dinilai perlu mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) yang mengatur larangan kepada WNI untuk pergi ke negara konflik. Hal itu menyusul banyaknya WNI yang bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
    "Perppu ini dapat digunakan sebagai early warning system untuk melakukan pencegahan agar WNI kita tidak bergabung ke ISIS," kata Juru Bicara Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Irfan Idris saat diskusi bertajuk "ISIS di Indonesia dan Upaya Pencegahan" di Jakarta, Kamis (19/3/2015).

    Irfan mengatakan, UU Terorisme yang ada saat ini tidak cukup kuat untuk menahan WNI yang ingin bergabung dengan ISIS. Untuk merevisi UU tersebut, diperlukan waktu yang panjang karena harus melalui serangkaian proses politik. Untuk itu, BNPT menyarankan agar Presiden menerbitkan perppu tersebut.
    Sementara itu, pengamat teroris dari Universitas Indonesia, Nasir Abas, menilai, banyaknya WNI yang bergabung dengan ISIS disebabkan motivasi kehidupan sejahtera. ISIS menawarkan kehidupan yang lebih baik kepada para pengikutnya apabila mereka bersedia meninggalkan negara-negaranya.
    "Awalnya mungkin hanya bapak-bapak yang ke sana. Setelah melihat jaminan dan keamanan, maka giliran keluarganya, anak-anaknya, dan ibu-ibunya yang datang," katanya. ( Brt : kompas.com )


     
    Support : Creating Website | AnekaNew | My Website
    Copyright © 2015. Kumpulan Informasi Menarik - All Rights Reserved
    Created Website Published by AnekaNew
    Proudly powered by Blogger